Home » » Obat Penambah Bobot Padi (Nyekor 250 EC)

Obat Penambah Bobot Padi (Nyekor 250 EC)

Posted by Sambud1 on Senin, 18 November 2019

Selamat malam para pengunjung dimana saja anda berada semoga tak ada yang berkurang segala sesuatunya, Amin. Pada postingan perdana ini saya akan shere mengenai Fungisida yang ampuh untuk menambah bobot padi, mengobati bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu pada semua tanaman, padahal fungisida ini berfungsi juga untuk mencegah penyakit yang sudah saya sebutkan diatas, ada pepatah mengatakan "Mencegah lebih baik dari pada mengobati", namun petani mau ngirit kali, hehe.. sehingga tidak disemprot deh padinya jika tidak terdapat serangan penyakit atau hama. mereka akan menyemprot padinya ketika terserag hama atau penyakit. Pestisida lebih akrab disebut oleh petani dengan sebutan "Obat", Obat walang sangit, obat ulat, obat buah, obat hama, dst. 

Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling banyak digunakan), gas, butiran, dan serbuk. (Wikipedia). Fungisida Nyekor 250 EC adalah fungisida yang berbahan aktif Difenokozanol yang bersifat sistemik, bahan aktif tersebut dapat membersihkan jamur pada semua tanaman seperti bercak daun, busuk pelepah dan bercak ungu (Trotol) Selain sebagai fungisida yang dapat mengobati/ membersihkan jamur, Fugisida Nyekor 250 EC juga bisa dipakai sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), dimana Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) ini memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Selamat malam para pengunjung dimana saja anda berada semoga tak ada yang berkurang segala sesuatunya, Amin. Pada postingan perdana ini saya akan shere mengenai Fungisida yang ampuh untuk menambah bobot padi, mengobati bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu pada semua tanaman, padahal fungisida ini berfungsi juga untuk mencegah penyakit yang sudah saya sebutkan diatas, ada pepatah mengatakan "Mencegah lebih baik dari pada mengobati", namun petani mau ngirit kali, hehe.. sehingga tidak disemprot deh padinya jika tidak terdapat serangan penyakit atau hama. mereka akan menyemprot padinya ketika terserag hama atau penyakit. Pestisida lebih akrab disebut oleh petani dengan sebutan "Obat", Obat walang sangit, obat ulat, obat buah, obat hama, dst.     Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling banyak digunakan), gas, butiran, dan serbuk. (Wikipedia). Fungisida Nyekor 250 EC adalah fungisida yang berbahan aktif Difenokozanol yang bersifat sistemik, bahan aktif tersebut dapat membersihkan jamur pada semua tanaman seperti bercak daun, busuk pelepah dan bercak ungu (Trotol) Selain sebagai fungisida yang dapat mengobati/ membersihkan jamur, Fugisida Nyekor 250 EC juga bisa dipakai sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), dimana Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) ini memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.        Fungisida Nyekor 250 EC merupakan fungisida sistemik dan zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna kuning kecoklatan untuk meningkatkan hasil panen dan mengendalikan penyakit bercak coklat Cercospora, pada tanaman padi, mengendalikan penyakit embun tepung Phodosphaera leucotricha dan bercak daun tanaman apel (lebel nyekor).     Kenapa fungisida ini dapat meningkatkan hasil panen/ menambah bobot padi? karena jika daunnya sehat atau tanamannya sehat tidak terkena bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu maka pengisian bulir padi menjadi maksimal/ penuh, sehingga akan menambah bobot padi. selain itu dengan fungisida nyekor ini Bulir padi akan menjadi Bening/ kinclong.     Ok, Selanjutnya untuk Aplikasi fungisida ini   Anjuran aplikasi fungisida ini 2 kali, yaitu pada saat padi bunting Tua, sekitar umur padi 35 - 45 HST  dan waktu aplikaai fungisida score yang ke 2 70-75 HST ketika padi keluar semua (meratak) agar padi kinclong. Untuk Aplikasinya bisa dicampur Insektisida (racun hama), Agar hama penghisap buah (Walang Sangit) nya mati dan bulir padinya berbobot dan kinclong. Penyemprotan seharusnya dipagi hari sekitar jam 9 pagi dan sore hari, boleh pakai perekat boleh juga dimpur gandasil atau sejenisnya.     Untuk dosisnya:   Nyekor 250 EC kemasan 80 ml, satu tangki pakai 2 tutup, dan  untuk Nyekor 250 EC kemasan 250, satu tangki pakai setengah tutup saja, karena tutupnya besar.     Keterangan :  - PETUNJUK PENGGUNAAN ADA PADA LABEL PADA KALENG  - SIMPAN DI TEMPAT AMAN JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK - ANAK     Becak daun pada tanaman apel   Apel : penyakit bercak daun Marsonina coronaria, penyakit embun tepung Podosphaera leucontricha (Penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)  Padi : penyakit bercak daun Cercospora oryzae (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 250 ml/ha)  Padi : meningkatkan bobot kering tanaman (g/rumpun), jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/m2, jumlah gabah/malai, persen gabah isi, bobot 1000 butir (g), hasil gabah kering giling (ton/ha).     Bercak daun pada tanaman padi Tata Cara Penyemprotan :  Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan penyemprotan  adalah sebagai berikut :  1. Peralatan semprot  Yang dimaksud dengan peralatan semprot adalah : spuyer/nozel, alat semprot (knapsack sprayer) , dan alat pelindung keamanan penyemprotan. Spuyer yang baik adalah ukuran butiran semport berdiameter antara 100-150 mikron, sedangkan alat semprot minimal memiliki tekanan sebesar 3 bar, dan tidak bocor.  2. Keadaan cuaca  Yang dimaksud dengan keadaan cuaca adalah intensitas sinar matahari, kecepatan angin dan kelembaban udara. Penyemprotan sebaiknya dilakukan jika keadaan cuaca cerah, kelembaban udara di bawah 70% dengan kecepatan angin sekitar 4-6 km/jam.  3. Cara penyemprotan  Cara penyemprotan yang baik dilakukan dengan cara tidak melawan arah angin, kecepatan jalan penyemprotan sekitar 4 km/jam dan jarak spuyer dengan bidang semport atau tanaman sekitar 30 cm.    Nyekor 250 EC  Fungisida & Zat Pengatur Tumbuh     Pemengang pendaftaran : PT. Agrokimindo Kurniabuana   No Registrasi : RI. 01020120062193  Bahan Aktif : Difenokonazol 250 g/l

Fungisida Nyekor 250 EC merupakan fungisida sistemik dan zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna kuning kecoklatan untuk meningkatkan hasil panen dan mengendalikan penyakit bercak coklat Cercospora, pada tanaman padi, mengendalikan penyakit embun tepung Phodosphaera leucotricha dan bercak daun tanaman apel (lebel nyekor). 

Kenapa fungisida ini dapat meningkatkan hasil panen/ menambah bobot padi? karena jika daunnya sehat atau tanamannya sehat tidak terkena bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu maka pengisian bulir padi menjadi maksimal/ penuh, sehingga akan menambah bobot padi. selain itu dengan fungisida nyekor ini Bulir padi akan menjadi Bening/ kinclong. 

Ok, Selanjutnya untuk Aplikasi fungisida ini 
Anjuran aplikasi fungisida ini 2 kali, yaitu pada saat padi bunting Tua, sekitar umur padi 35 - 45 HST dan waktu aplikaai fungisida Nyekor  yang ke 2 70-75 HST ketika padi keluar semua (meratak) agar padi kinclong. Untuk Aplikasinya bisa dicampur Insektisida (racun hama), Agar hama penghisap buah (Walang Sangit) nya mati dan bulir padinya berbobot dan kinclong. Penyemprotan seharusnya dipagi hari sekitar jam 9 pagi dan sore hari, boleh pakai perekat boleh juga dimpur gandasil atau sejenisnya. 

Untuk dosisnya: 
Nyekor 250 EC kemasan 80 ml, satu tangki pakai 2 tutup, dan
untuk Nyekor 250 EC kemasan 250, satu tangki pakai setengah tutup saja, karena tutupnya besar. 

Keterangan :
- PETUNJUK PENGGUNAAN ADA PADA LABEL PADA KALENG
- SIMPAN DI TEMPAT AMAN JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK - ANAK

Selamat malam para pengunjung dimana saja anda berada semoga tak ada yang berkurang segala sesuatunya, Amin. Pada postingan perdana ini saya akan shere mengenai Fungisida yang ampuh untuk menambah bobot padi, mengobati bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu pada semua tanaman, padahal fungisida ini berfungsi juga untuk mencegah penyakit yang sudah saya sebutkan diatas, ada pepatah mengatakan "Mencegah lebih baik dari pada mengobati", namun petani mau ngirit kali, hehe.. sehingga tidak disemprot deh padinya jika tidak terdapat serangan penyakit atau hama. mereka akan menyemprot padinya ketika terserag hama atau penyakit. Pestisida lebih akrab disebut oleh petani dengan sebutan "Obat", Obat walang sangit, obat ulat, obat buah, obat hama, dst.     Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling banyak digunakan), gas, butiran, dan serbuk. (Wikipedia). Fungisida Nyekor 250 EC adalah fungisida yang berbahan aktif Difenokozanol yang bersifat sistemik, bahan aktif tersebut dapat membersihkan jamur pada semua tanaman seperti bercak daun, busuk pelepah dan bercak ungu (Trotol) Selain sebagai fungisida yang dapat mengobati/ membersihkan jamur, Fugisida Nyekor 250 EC juga bisa dipakai sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), dimana Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) ini memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.        Fungisida Nyekor 250 EC merupakan fungisida sistemik dan zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna kuning kecoklatan untuk meningkatkan hasil panen dan mengendalikan penyakit bercak coklat Cercospora, pada tanaman padi, mengendalikan penyakit embun tepung Phodosphaera leucotricha dan bercak daun tanaman apel (lebel nyekor).     Kenapa fungisida ini dapat meningkatkan hasil panen/ menambah bobot padi? karena jika daunnya sehat atau tanamannya sehat tidak terkena bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu maka pengisian bulir padi menjadi maksimal/ penuh, sehingga akan menambah bobot padi. selain itu dengan fungisida nyekor ini Bulir padi akan menjadi Bening/ kinclong.     Ok, Selanjutnya untuk Aplikasi fungisida ini   Anjuran aplikasi fungisida ini 2 kali, yaitu pada saat padi bunting Tua, sekitar umur padi 35 - 45 HST  dan waktu aplikaai fungisida score yang ke 2 70-75 HST ketika padi keluar semua (meratak) agar padi kinclong. Untuk Aplikasinya bisa dicampur Insektisida (racun hama), Agar hama penghisap buah (Walang Sangit) nya mati dan bulir padinya berbobot dan kinclong. Penyemprotan seharusnya dipagi hari sekitar jam 9 pagi dan sore hari, boleh pakai perekat boleh juga dimpur gandasil atau sejenisnya.     Untuk dosisnya:   Nyekor 250 EC kemasan 80 ml, satu tangki pakai 2 tutup, dan  untuk Nyekor 250 EC kemasan 250, satu tangki pakai setengah tutup saja, karena tutupnya besar.     Keterangan :  - PETUNJUK PENGGUNAAN ADA PADA LABEL PADA KALENG  - SIMPAN DI TEMPAT AMAN JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK - ANAK     Becak daun pada tanaman apel   Apel : penyakit bercak daun Marsonina coronaria, penyakit embun tepung Podosphaera leucontricha (Penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)  Padi : penyakit bercak daun Cercospora oryzae (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 250 ml/ha)  Padi : meningkatkan bobot kering tanaman (g/rumpun), jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/m2, jumlah gabah/malai, persen gabah isi, bobot 1000 butir (g), hasil gabah kering giling (ton/ha).     Bercak daun pada tanaman padi Tata Cara Penyemprotan :  Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan penyemprotan  adalah sebagai berikut :  1. Peralatan semprot  Yang dimaksud dengan peralatan semprot adalah : spuyer/nozel, alat semprot (knapsack sprayer) , dan alat pelindung keamanan penyemprotan. Spuyer yang baik adalah ukuran butiran semport berdiameter antara 100-150 mikron, sedangkan alat semprot minimal memiliki tekanan sebesar 3 bar, dan tidak bocor.  2. Keadaan cuaca  Yang dimaksud dengan keadaan cuaca adalah intensitas sinar matahari, kecepatan angin dan kelembaban udara. Penyemprotan sebaiknya dilakukan jika keadaan cuaca cerah, kelembaban udara di bawah 70% dengan kecepatan angin sekitar 4-6 km/jam.  3. Cara penyemprotan  Cara penyemprotan yang baik dilakukan dengan cara tidak melawan arah angin, kecepatan jalan penyemprotan sekitar 4 km/jam dan jarak spuyer dengan bidang semport atau tanaman sekitar 30 cm.    Nyekor 250 EC  Fungisida & Zat Pengatur Tumbuh     Pemengang pendaftaran : PT. Agrokimindo Kurniabuana   No Registrasi : RI. 01020120062193  Bahan Aktif : Difenokonazol 250 g/l
Becak daun pada tanaman apel
Apel : penyakit bercak daun Marsonina coronaria, penyakit embun tepung Podosphaera leucontricha (Penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)
Padi : penyakit bercak daun Cercospora oryzae (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 250 ml/ha)
Padi : meningkatkan bobot kering tanaman (g/rumpun), jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/m2, jumlah gabah/malai, persen gabah isi, bobot 1000 butir (g), hasil gabah kering giling (ton/ha).

Selamat malam para pengunjung dimana saja anda berada semoga tak ada yang berkurang segala sesuatunya, Amin. Pada postingan perdana ini saya akan shere mengenai Fungisida yang ampuh untuk menambah bobot padi, mengobati bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu pada semua tanaman, padahal fungisida ini berfungsi juga untuk mencegah penyakit yang sudah saya sebutkan diatas, ada pepatah mengatakan "Mencegah lebih baik dari pada mengobati", namun petani mau ngirit kali, hehe.. sehingga tidak disemprot deh padinya jika tidak terdapat serangan penyakit atau hama. mereka akan menyemprot padinya ketika terserag hama atau penyakit. Pestisida lebih akrab disebut oleh petani dengan sebutan "Obat", Obat walang sangit, obat ulat, obat buah, obat hama, dst.     Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling banyak digunakan), gas, butiran, dan serbuk. (Wikipedia). Fungisida Nyekor 250 EC adalah fungisida yang berbahan aktif Difenokozanol yang bersifat sistemik, bahan aktif tersebut dapat membersihkan jamur pada semua tanaman seperti bercak daun, busuk pelepah dan bercak ungu (Trotol) Selain sebagai fungisida yang dapat mengobati/ membersihkan jamur, Fugisida Nyekor 250 EC juga bisa dipakai sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), dimana Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) ini memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.        Fungisida Nyekor 250 EC merupakan fungisida sistemik dan zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna kuning kecoklatan untuk meningkatkan hasil panen dan mengendalikan penyakit bercak coklat Cercospora, pada tanaman padi, mengendalikan penyakit embun tepung Phodosphaera leucotricha dan bercak daun tanaman apel (lebel nyekor).     Kenapa fungisida ini dapat meningkatkan hasil panen/ menambah bobot padi? karena jika daunnya sehat atau tanamannya sehat tidak terkena bercak daun, busuk pelepah, embun tepung dan bercak ungu maka pengisian bulir padi menjadi maksimal/ penuh, sehingga akan menambah bobot padi. selain itu dengan fungisida nyekor ini Bulir padi akan menjadi Bening/ kinclong.     Ok, Selanjutnya untuk Aplikasi fungisida ini   Anjuran aplikasi fungisida ini 2 kali, yaitu pada saat padi bunting Tua, sekitar umur padi 35 - 45 HST  dan waktu aplikaai fungisida score yang ke 2 70-75 HST ketika padi keluar semua (meratak) agar padi kinclong. Untuk Aplikasinya bisa dicampur Insektisida (racun hama), Agar hama penghisap buah (Walang Sangit) nya mati dan bulir padinya berbobot dan kinclong. Penyemprotan seharusnya dipagi hari sekitar jam 9 pagi dan sore hari, boleh pakai perekat boleh juga dimpur gandasil atau sejenisnya.     Untuk dosisnya:   Nyekor 250 EC kemasan 80 ml, satu tangki pakai 2 tutup, dan  untuk Nyekor 250 EC kemasan 250, satu tangki pakai setengah tutup saja, karena tutupnya besar.     Keterangan :  - PETUNJUK PENGGUNAAN ADA PADA LABEL PADA KALENG  - SIMPAN DI TEMPAT AMAN JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK - ANAK     Becak daun pada tanaman apel   Apel : penyakit bercak daun Marsonina coronaria, penyakit embun tepung Podosphaera leucontricha (Penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)  Padi : penyakit bercak daun Cercospora oryzae (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 250 ml/ha)  Padi : meningkatkan bobot kering tanaman (g/rumpun), jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/m2, jumlah gabah/malai, persen gabah isi, bobot 1000 butir (g), hasil gabah kering giling (ton/ha).     Bercak daun pada tanaman padi Tata Cara Penyemprotan :  Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan penyemprotan  adalah sebagai berikut :  1. Peralatan semprot  Yang dimaksud dengan peralatan semprot adalah : spuyer/nozel, alat semprot (knapsack sprayer) , dan alat pelindung keamanan penyemprotan. Spuyer yang baik adalah ukuran butiran semport berdiameter antara 100-150 mikron, sedangkan alat semprot minimal memiliki tekanan sebesar 3 bar, dan tidak bocor.  2. Keadaan cuaca  Yang dimaksud dengan keadaan cuaca adalah intensitas sinar matahari, kecepatan angin dan kelembaban udara. Penyemprotan sebaiknya dilakukan jika keadaan cuaca cerah, kelembaban udara di bawah 70% dengan kecepatan angin sekitar 4-6 km/jam.  3. Cara penyemprotan  Cara penyemprotan yang baik dilakukan dengan cara tidak melawan arah angin, kecepatan jalan penyemprotan sekitar 4 km/jam dan jarak spuyer dengan bidang semport atau tanaman sekitar 30 cm.    Nyekor 250 EC  Fungisida & Zat Pengatur Tumbuh     Pemengang pendaftaran : PT. Agrokimindo Kurniabuana   No Registrasi : RI. 01020120062193  Bahan Aktif : Difenokonazol 250 g/l
Bercak daun pada tanaman padi
Tata Cara Penyemprotan :
Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan penyemprotan  adalah sebagai berikut :
1. Peralatan semprot
Yang dimaksud dengan peralatan semprot adalah : spuyer/nozel, alat semprot (knapsack sprayer) , dan alat pelindung keamanan penyemprotan. Spuyer yang baik adalah ukuran butiran semport berdiameter antara 100-150 mikron, sedangkan alat semprot minimal memiliki tekanan sebesar 3 bar, dan tidak bocor.
2. Keadaan cuaca
Yang dimaksud dengan keadaan cuaca adalah intensitas sinar matahari, kecepatan angin dan kelembaban udara. Penyemprotan sebaiknya dilakukan jika keadaan cuaca cerah, kelembaban udara di bawah 70% dengan kecepatan angin sekitar 4-6 km/jam.
3. Cara penyemprotan
Cara penyemprotan yang baik dilakukan dengan cara tidak melawan arah angin, kecepatan jalan penyemprotan sekitar 4 km/jam dan jarak spuyer dengan bidang semport atau tanaman sekitar 30 cm.

Nyekor 250 EC
Fungisida & Zat Pengatur Tumbuh

Pemengang pendaftaran : PT. Agrokimindo Kurniabuana 
No Registrasi : RI. 01020120062193
Bahan Aktif : Difenokonazol 250 g/l

Thanks for reading & sharing Sambud1

Previous
« Prev Post

10 komentar:

  1. nice info gan, ditandai dulu sapa tau besok butuh obat yang seperti ini.

    BalasHapus
  2. bagus banget saya sudah nyabonya mbak, dan harganya ekonomis

    BalasHapus
  3. semoga dengan obat ini bibit ane makin subur

    BalasHapus
  4. pastinya gan, yang penting sesuai aplikasi yang ada pada label nya

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah ada ilmu baru .mumpung lagi belajar bertani aku

    BalasHapus
  6. Terimakasih informasinya mas, sekarang sudah waktunya bercocok tanam padi karena sudah masuk musim penghujan

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas, semoga tanaman nya bagus....

      Hapus